Penguatan Pemasaran Digital Produk Terasi melalui Kolaborasi Karang Taruna dan Kelompok Perempuan Pesisir di Dusun Pilangsari, Kabupaten Kendal

Authors

DOI:

https://doi.org/10.59431/ajad.v6i3.924

Keywords:

Coastal Empowerment, Collaborative Business Management, Digital Marketing, Youth Organization

Abstract

The Coastal Women's Group in Pilangsari Hamlet, Kendal Regency, processes shrimp catch into shrimp paste (terasi), but market reach remains constrained by minimal digital marketing and the lack of structured collaboration with Karang Taruna (youth organization) as a marketing partner. This community service activity aimed to enhance Karang Taruna's digital marketing skills and establish collaborative business management between both groups. Using an Asset-Based Community Development approach with participatory principles, the program comprised four stages: needs analysis, two training sessions, implementation mentoring, and evaluation, with data collected via observation, interviews, and documentation. Results revealed qualitative improvements in participants' capabilities, marked by an active social media account and online store managed by Karang Taruna, along with a village decree formalizing the partnership, although a written profit-sharing agreement is still being finalized. These findings highlight that technical-administrative adaptations advance faster than socio-economic agreements, offering an adaptable cross-group collaborative model for coastal community empowerment.

 

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • Satsya Yoga Baswara, State University of Semarang

    Program Studi Pendidikan Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Negeri Semarang, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia.

  • Ratieh Widhiastuti, State University of Semarang

    Program Studi Pendidikan Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Negeri Semarang, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia.

  • Sandy Arief, State University of Semarang

    Program Studi Pendidikan Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Negeri Semarang, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia.

  • Moh. Eko Saputro, State University of Semarang

    Program Studi Pendidikan Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Negeri Semarang, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia.

  • Fahmi Aska Asharudin, State University of Semarang

    Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Negeri Semarang, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia.

  • Fransiska Fransiska, State University of Semarang

    Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Negeri Semarang, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia.

  • Indriyani Indriyani, State University of Semarang

    Program Studi Pendidikan Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Negeri Semarang, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia.

  • Pipit Ayu Lestari, State University of Semarang

    Program Studi Pendidikan Akuntansi, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Negeri Semarang, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia.

References

Agustina, L. (2024). ABCD (Asset Based Communities Development): Legalitas dan pengembangan potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) telor asin Desa Pagelaran. KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 4(1), 179–186. https://doi.org/10.55606/kreatif.v4i1.2918

Aisyah, S., & Rachmadi, K. R. (2022). Digitalisasi pemasaran melalui sosial media marketing pada pelaku UMKM guna peningkatan pendapatan. RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 442–448. https://doi.org/10.46576/rjpkm.v3i2.1866

Apriliani, A., Wahyudin, C., Hastuti, A., Ramdani, F. T., Andani, H., & Irli, S. S. (2024). Collaborative governance dalam pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah melalui pelatihan dan pendampingan. Qardhul Hasan: Media Pengabdian Kepada Masyarakat, 10(3), 275–286. https://doi.org/10.30997/qh.v10i3.15865

Bazzano, A. N., Durantini, M., & Martin, J. (2021). Improving informed consent processes in health research: A systematic review. Journal of Empirical Research on Human Research Ethics, 16(3), 214–229. https://doi.org/10.1177/15562646211005642

Das, J. (2023). Blue economy, blue growth, social equity and small-scale fisheries: A global and national level review. Studies in Social Science Research, 4(1), 38–47. https://doi.org/10.22158/sssr.v4n1p38

Didiharyono, Ferdian, A., Patahiruddin, P., & Qur'ani, B. (2022). Pemberdayaan dan pengembangan UKM masyarakat pesisir berbasis platform digital. To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(3), 436–446. https://doi.org/10.35914/tomaega.v5i3.1241

Florina, I. D., & Khusna, I. H. (2021). Pemberdayaan perempuan pesisir menggerakkan perajin ikan asap menggunakan TIK sebagai media promosi. Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat, 451–457. https://doi.org/10.18196/ppm.25.451

Kementerian PPN/Bappenas. (2024). Peta jalan ekonomi biru Indonesia (Edisi ke-2). Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. https://perpustakaan.bappenas.go.id/e-library/file_upload/koleksi/dokumenbappenas/konten/Upload%20Terbaru/EBOOK%20IND%2017102024_Indonesia%20Blue%20Economy%20Roadmap-2nd%20Edition.pdf

Maharani, A. J., & Setiawati, S. D. (2024). Penggunaan storytelling dalam pemasaran digital pelaku UKM perempuan. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 9(1), 265–273. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v9i1.14836

Mayasari, R., Heryana, N., & Resmana, S. A. (2025). Peran pelatihan literasi digital dalam meningkatkan keterampilan pemuda Karang Taruna. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Surya Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), 7(1), 45–53. https://doi.org/10.37150/ppkz2690

Naimah, R. J., Wardhana, M. W., Haryanto, R., & Pebrianto, A. (2020). Penerapan digital marketing sebagai strategi pemasaran UMKM. Jurnal IMPACT: Implementation and Action, 2(2), 119–130. https://doi.org/10.31961/impact.v2i2.844

Pajri, M. (2024). Peran manajemen sumber daya manusia dalam meningkatkan daya saing UMKM di era digital. Jurnal Ekonomi Bisnis dan Manajemen (JISE), 2(4), 226–236. https://doi.org/10.59024/jise.v2i4.1154

Rahmawati, A., Peachilia, I. P. P., Hanifah, D. S., & Humaedi, S. (2024). Potensi implementasi pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) dalam upaya pemberdayaan masyarakat di Kampung Wisata Cigadung. Pekerjaan Sosial, 23(1), 101–114. https://doi.org/10.31595/peksos.v23i1.1109

Ramadhani, A., Harianja, H. E., Apriliani, D., Mentari, A., & Sulaksono, T. P. (2025). Karang Taruna Kemiling sebagai pilar integrasi kepemudaan dalam inovasi sosial dan pemberdayaan ekonomi guna membangun masyarakat di era digital. Jurnal Multidisiplin Ilmu Akademik, 2(3), 519–530. https://doi.org/10.61722/jmia.v2i3.4948

Rialny, S. S., & Anugrahini, T. (2022). Asset-based community development in realizing sustainable community in Untung Jawa Island tourism village. ARISTO, 10(2), 329–349. https://doi.org/10.24269/ars.v10i2.5046

Safuan, M., Shalihin, N., & Yudhiani, W. (2023). Empowerment design of Putri Gemilang Village-Owned Enterprises community based on Asset-Based Community Development. ENGAGEMENT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(2), 469–486. https://doi.org/10.29062/engagement.v7i2.1527

Satria, V. Y., Al-Fikri, M. S., Nabillah, S. Q., Prasetyo, D., & Abror, S. (2025). Pemberdayaan UMKM melalui pelatihan digital marketing untuk meningkatkan nilai jual produk di Desa Dukuh Menanggal Surabaya. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 3(3), 1066–1078. https://doi.org/10.59837/jpmba.v3i3.2360

Downloads

Published

2026-12-01

How to Cite

Baswara, S. Y., Widhiastuti, R., Arief, S., Saputro, M. E., Asharudin, F. A. ., Fransiska, F., Indriyani, I., & Lestari, P. A. (2026). Penguatan Pemasaran Digital Produk Terasi melalui Kolaborasi Karang Taruna dan Kelompok Perempuan Pesisir di Dusun Pilangsari, Kabupaten Kendal. AJAD : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(3), 525–533. https://doi.org/10.59431/ajad.v6i3.924

Similar Articles

1-10 of 222

You may also start an advanced similarity search for this article.