An Islamic Economic Law Analysis of the Mudharabah Muqayyadah Contract at Toko Madura Riska in Jakarta

Authors

  • Siti Maisun STAI Al Mujtama Pamekasan
  • Mohammad Mahmudi STAI Al Mujtama Pamekasan

DOI:

https://doi.org/10.59431/ijer.v6i2.858

Keywords:

Islamic Economic Law, Mudharabah Muqayyadah, Profit Sharing, Sharia Compliance, Micro Business

Abstract

This study examines the implementation of the mudharabah muqayyadah contract at Toko Madura Riska in Jakarta from the perspective of Islamic Economic Law. The research aims to analyze the practice of the contract and assess its compliance with Sharia principles. This study employed a qualitative method with an empirical juridical approach. Data were collected through interviews, observations, and documentation involving the capital owner and the business manager. The findings show that the partnership is conducted between a capital owner and a business manager with a capital investment of IDR 85,000,000. Profits are shared equally (50:50) and distributed monthly. The practice has fulfilled several essential elements of a mudharabah muqayyadah contract, including the existence of contracting parties, clear capital, and an agreed profit-sharing ratio. However, the contract is conducted orally without written documentation, and business losses are borne by the manager regardless of negligence. These practices are not fully consistent with the principles of Islamic Economic Law. Therefore, the implementation of the mudharabah muqayyadah contract at Toko Madura Riska can be categorized as partially compliant with Sharia principles and requires greater contractual clarity and transparency.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

  • Siti Maisun, STAI Al Mujtama Pamekasan

    Sharia Economic Law Study Program, STAI Al Mujtama Pamekasan, Pamekasan Regency, East Java Province, Indonesia.

  • Mohammad Mahmudi, STAI Al Mujtama Pamekasan

    Sharia Economic Law Study Program, STAI Al Mujtama Pamekasan, Pamekasan Regency, East Java Province, Indonesia.

References

Aini, N. (2022). Pengembangan usaha mikro berbasis kemitraan dan ekonomi masyarakat. Surabaya: Airlangga University Press.

Alfiani, F. N., & Widad, R. (2025). Optimalisasi implementasi akad mudharabah dalam sistem bagi hasil untuk meningkatkan pendapatan di toko kelontong Madura: Studi kasus pada Toko Bintang Tsurayyah Jombang. Sibatik Journal: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, dan Pendidikan, 4(6), 775–788. https://doi.org/10.54443/sibatik.v4i6.2814.

Antonio, M. S. (2001). Bank syariah: Dari teori ke praktik. Jakarta: Gema Insani Press.

Ascarya. (2013). Akad dan produk bank syariah. Jakarta: Rajawali Pers.

Barakah, N. M. (2021). Pengaruh peran pembiayaan mudharabah terhadap perkembangan usaha mikro kecil menengah (UMKM) di BNI Syariah Cabang Medan. Mutlaqah: Jurnal Kajian Ekonomi Syariah, 2(1), 1–14. https://doi.org/10.30743/mutlaqah.v2i1.4031

Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia. (2000). Fatwa Dewan Syariah Nasional Nomor 07/DSN-MUI/IV/2000 tentang Pembiayaan Mudharabah (Qiradh). Jakarta: DSN-MUI.

Dewi, E. K., & Astari, A. (2018). Peran pembiayaan mudharabah dalam pengembangan kinerja usaha mikro pada BMT (Baitul Maal wat Tamwil). Law and Justice, 2(2), 113–123. https://doi.org/10.23917/laj.v2i2.5142.

Djuwaini, D. (2008). Pengantar fiqh muamalah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Fadilah, N., & Sholihin, A. (2024). Implementasi mudharabah dalam pengelolaan UMKM ritel kontemporer. Nuansa Akademik: Jurnal Pembangunan Masyarakat, 9(1), 45–58. https://doi.org/10.47200/jnajpm.v9i1.2114.

Haroen, N. (2007). Fiqh muamalah. Jakarta: Gaya Media Pratama.

Ismail. (2017). Perbankan syariah. Jakarta: Kencana.

Karim, A. A. (2016). Bank Islam: Analisis fiqh dan keuangan (5th ed.). Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Kurnia, K., Ridwan, A. H., & Dzikrayah, F. (2023). Pembiayaan mudharabah bagi UMKM di Baitul Maal Wa Tamwil (BMT). Likuid: Jurnal Ekonomi Industri Halal, 3(2), 56–65. https://doi.org/10.15575/likuid.v3i2.25174.

Mahkamah Agung Republik Indonesia. (2008). Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES). Jakarta: Mahkamah Agung RI.

Mardani. (2012). Fiqh muamalah syariah dalam praktik hukum nasional. Jakarta: Kencana.

Muhzinat, Z., & Achiria, S. (2019). Dampak keberadaan minimarket terhadap toko kelontong di Pasar Klampis Kabupaten Bangkalan Madura. Iqtishadia: Jurnal Ekonomi & Perbankan Syariah, 6(2), 203–211. https://doi.org/10.19105/iqtishadia.v6i2.2520.

Muslich, A. W. (2017). Fiqh muamalah. Jakarta: Amzah.

Prasetyo, H. (2021). Dinamika usaha ritel lokal dalam mendukung ekonomi masyarakat perkotaan. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia, 16(2), 121–134.

Putri, R., & Utami, C. (2024). Pengaruh pembiayaan mudharabah terhadap peningkatan pendapatan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) nasabah BPRS Bhakti Sumekar Kantor Pusat Sumenep. Citaconomia: Economic and Business Studies, 3(1), 18–25. https://doi.org/10.63922/citaconomia.v3i01.464.

Rosanti, M. (2023). Penerapan sistem mudharabah pada usaha dagang Warung Madura dalam meningkatkan perekonomian (Undergraduate thesis, Universitas Nurul Jadid). http://repository.unuja.ac.id/id/eprint/3914.

Rozalinda. (2017). Fikih ekonomi syariah: Prinsip dan implementasinya pada sektor keuangan syariah. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Soemitra, A. (2017). Bank dan lembaga keuangan syariah. Jakarta: Kencana.

Sudarsono, H. (2015). Bank dan lembaga keuangan syariah: Deskripsi dan ilustrasi. Yogyakarta: Ekonisia.

Suhendi, H. (2019). Fiqh muamalah. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Syarvina, W. (2021). Penerapan akad mudharabah muqayyadah pada bank syariah di Indonesia. Studia Economica: Jurnal Ekonomi Islam, 7(1), 21–34.

Tambunan, T. (2017). Usaha mikro, kecil, dan menengah di Indonesia: Isu-isu penting. Jakarta: LP3ES.

Tumanggor, M. S., et al. (2025). Konsep mudharabah dalam sistem keuangan Islam: Analisis fiqh dan praktik pembiayaan. Jurmie: Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi, 1(2), 76–86. https://doi.org/10.71282/jurmie.v1i2.15.

Widianita, R., Ilhamiwati, M., & Hidayat, F. (2023). Analisis permintaan uang perspektif Islam di Indonesia. At-Tawassuth: Jurnal Ekonomi Islam, 8(1), 1–18.

Downloads

Published

2026-06-28

Issue

Section

Articles

How to Cite

Maisun, S., & Mahmudi, M. (2026). An Islamic Economic Law Analysis of the Mudharabah Muqayyadah Contract at Toko Madura Riska in Jakarta. Indonesian Journal Economic Review (IJER), 6(2), 892-898. https://doi.org/10.59431/ijer.v6i2.858

Similar Articles

41-50 of 153

You may also start an advanced similarity search for this article.